Wednesday, May 20, 2009

Mom said I am party animal, well, may be. It was so much fun tho

Friday, May 15th 2009

Pulang sekolah, Nicole jemput ke rumah dan kami berdua meluncur ke Ly Ly Nails and Spa di belakang starbaks deket mayfair. Disana udah ada Andrea, her mom, her sisters and brother, and Katelyn. Yah, ini kali pertama aku pergi ke tempat seperti ini dan langsung dikagetkan dengan papan harganya. Buat manicure dan pedicure = $ 46, itu sebenernya tergolong murah karena di tempat lain harganya bisa $ 52. Tapi untungnya saya masih waras dengan tidak menghabiskan uang sebanyak itu buat urut dan ngutekin tangan dan kaki. So, aku dan beberapa teman cuma nail painting doang, cheap is good.





Saturday, May 16th



Sesuai janji bahwa kita bakal ngumpul di rumah Andrea jam 4, sore itu Mom, Dad and Sona mengantarkan aku ke rumahnya Andrea. Meskipun sempet nyasar akhirnya kita sampe juga. Semua orang udah dateng dan sedang berfoto foto di halaman belakang. Kali ini group kita terdiri atas Nicole, aku, Chelsey, Katelyn, Andrea dan Max. Ini sudah jadi tradisi bahwa sebelum even2 khusus seperti homecoming, prom, senior ball and that kind of things, we will take picture together. Pas lagi pose rangkulan rame rame kita hampir jatoh domino style lantaran tanahnya lembek banget gara gara ujan semalem. Sekitar jam 4.30 limo dateng. Ehem, yap, Limousine. Ayahnya katelyn nyewain limo buat kita. Yah, kalo kita mesti patungan buat nyewa limo sih keanya nggak ada yang setuju karena paling nggak mesti keluar duit $500 yang dibagi 6 orang (jumlah anggota group kita 6). Beuh, mendingan nggak usah pake limo deh lagian kan nggak wajib gitu, cuma beberapa group juga yang pake limo, ya karena itu tadi, mahal. Tapi berhubung kali ini disewain ayahnya Katelyn, even tip is included, so kita hayuuu banget. Limo ini bakal nganter kita dari rumah Andrea ke restaurant tempat kita dinner-Tripoli Shine (where the prom is)-Mayfair (buat after prom)








Dari rumahnya Andrea kita menuju Louisa restaurant di downtown. Louisa ini restaurant Italy yang mantep banget. Pelayanannya bagus, harganya tergolong wajar dibandingin restaurant2 lain. Selesai dinner jam 6.00 sedangkan tripoli baru dibuka jam 7.30. Mau hangout di restaurant kelamaan so kita mutusin buat nunggu di Limo aja. Jyahhh, emang kita2 nih bener2 napsu gitu sama si Limo. Setelah di telpon Katelyn, si sopir jemput kita dan ngebawa kita ke parking lot deket lake front. Setelah parkir, si om sopir yang keliatan bete ini langsung ninggalin kita di dalem limo dan waktu selama 1.30 jam ini kita habiskan dengan poto2 dan mengamati orang2 yang memperhatikan mobil panjang ini seraya mencoba mengintip isi limo namun usahanya sia sia saja, ahahaha. Kita membunuh waktu dengan poto2 dengan bermacam gaya yang kalo diitung itung udah sama dengan jumlah gebetan saya di sekolah *halah*. Nunggu selama 1,5 jam ternyata tetep aja lama meskipun di dalem mobil panjang yang tidak pernah saya lihat di Indonesia, meskipun mungkin ada tapi saat pertama kali saya melihat limo adalah di depan bandara di D.C saat pertama tiba dulu.










Akhirnya kita tiba di Tripoli Shine. Bangunannya megah, indah dengan design atap menyerupai taj mahal. Pertama kali aku tiba, yang ada dalam pikiran adalah masa iya mau dance di masjid. Tapi ternyata hanya design atapnya. Interesting. Group kita adalah orang2 pertama yang tiba. Turun dari mobil udah serasa selebrity lantaran kamera2 para juru photo bergantian menyilaukan mata. Setelah sign in, kita langsung menuju hall utama yang kebanyakan diisi para faculty beserta pasangannya. Yang pertama kali aku lihat adalah guru psikologi ku semester lalu. And it feels weird to see your teachers out of school. Oh well. Aku juga bertemu Tomette, hostmom mira, temen AFS ku dari Germany.


Grand March dimulai jam 8 and it takes sooo loooong. Tapi seru juga sih ngeliatin dressnya orang2 mulai dari yang looks so pretty sampe yang so bizzare. Sejam kemudian, dance di mulai. Sayangnya rekan2 di group aku sepertinya bukanlah orang orang yang hobi dance dan mereka lebih sering duduk. It won't be fun to go to prom if you don't like to dance because where is the point then?, jadilah aku bergabung dengan si kembar Alison, Megan, Tyanna dan beberapa orang lainnya yang sangat semangat menggoyangkan tubuh mengikuti irama lagu. Beberapa saat kemudian Katie Hewett dan temannya bergabung. Wohooo, we had so much fun. Aku memang suka dance dan tak pernah melewatkan acara seperti ini. Banyak orang bilang acara dance2 seperti ini sarat akan maksiat but so far in my experiences, i had never seen they serve beer here or that kinda thing. My friends and I don't need boys to dance with, and we had alot of fun. We love music and we love to dance, that's Acara berakhir jam 11, but that doesn't mean party is over.



Now we head to mayfair for after prom party. Kali ini agak beda karena yang akan berpesta bukan hanya orang2 dari sekolahku tapi juga anak2 dari tosa east. Musik dan makanan disini bahkan lebih baik. Kalo di Tripoli kita hanya disuguhkan fruits and chocolate fountain, disini mereka bahkan menyediakan makanan2 tergolong berat seperti burger, hot dog, pizza and something like that. Disini juga ada foto gratis, yeiyy. Kami tidak terlalu banyak dance disini mungkin karena sudah terlalu lelah dan mulai capek. Akhirnya kami hanya duduk2, makan2 dan menonton teman2 bermain casino yang memang disediakan buat acara ini. Casinonya juga just for fun, nggak pake duit. Bener2 justfor fun



Sekitar jam 2, Andrea's mom jemput kita. Dan pesta juga belum berakhir sampe mayfair. Kita ngumpul di rumah Andrea, ganti baju dan membebaskan kaki dari jeratan heels biadab. Ibunya Andrea nyediain soda, chips, jelly beans, mnm dan makanan makanan kecil buat menemani kita nonton movie. Kali ini kita minus Katelyn karena dia mutusin buat pulang ke rumah duluan karena dia harus kerja besok pagi. Film pertama yang kita tonton adalah film tentang indian2 gitu, aku lupa judulnya. Terus kita nonton shooter dan beberapa film lain yang tidak dapat saya ingat karena saya sudah ketiduran di sudut sofa bareng Chelsey dan Nicole yang masih melek aja. Salut deh buat temen2 ku ini yang masih terjaga ALL NITE



Aku bangun jam 6 pagi, cuci muka lalu makan mnm dan minum mtndew merah as breakfast *gak waras emang*. Mereka masih melek mantengin TV, wew. Jam 8 aku telpon mom minta jemput. Di perjalanan mom nanya2 tentang prom semalem dan kegiatan kita setelah itu yang aku jawab dengan males2an. Ngeliat aku yang tinggal setengah nyawa, dia cuma ketawa ketawa dan ngeledek dengan julukan party animal, well, may be mom. Sampe di rumah aku sudah tak berdaya dan langsung naek ke kamar, tidur. Jam 12.45 dad ngebangunin karena aku bakal ada orientasi terkahir AFS jam 1.20 DARN IT!


friends forever :)

Tuesday, May 19, 2009

setelah berminggu minggu jadi draft

Semua orang, khususnya junior udah pada sibuk nyari gaun, ngebooking salon, dan nyari date sebulan sebelum hari H. Nicole bahkan dah ngajak aku ke prom bareng jauh sebelum tiketnya di jual, ahahah bisa dibayangin tingkat ke.excited.an mereka. Aku sendiri emang dari awal udah excited, ini bakalan jadi perngalaman pertama dan terakhir ngerasain prom over my high school year here in the US. Tapi ya, biarpun ini pengalaman sekali seumur hidup, it doesn't mean i would use it as an excuses to waste alot of money on this kinda thing. Gile aje kalo aku mesti ngabisin hundreds bucks buat gaun yang mungkin hanya akan aku pakai sekali seumur hidup. Lagian gaun kan nggak ada tuh yang long sleeves so it means that i would spend another bucks for bolero and tight at least. Wew, udah berapa tuh, coba deh dirupiahin, bisa gila saya. Tapi juga sebaliknya, aku juga nggak mau ngejadiin hal ini sebagai dasar untuk mencari other excuses buat nggak ikut prom, jadi gimana dong?


Luckily, i have the coolest hostmom ever who prepared everything for me. Dia nyiapin prom dress buat aku. Gaun ini merupakan prom dressnya dia pas waktu dia sma dulu (sekitar 15 tahun yang lalu), salut deh dia masih punya gaunnya dalam kondisi perfect. Sayangnya, ada masalah klasik yang tidak bisa lepas dari diri saya: gaunnya a way too long for me. Kalo ukurannya sih udah pas banget cuma ya itu dati, kepanjangan. Untungnya cousin in law (halah) nya mom, Genice sangat berbaik hati ngebantuin motong dressnya dan sekalian ngebikinin strap (awalnya nih gaun straples). Tingkat kebaikan wanita asal phillipines ini tidak hanya sampai situ, dia juga ngasih sepatu pesta, tight dan sebuah gaun pesta yang belom pernah dia pake a.k.a masih baru, sweet. So, now i have 2 dress, one for prom and one for senior ball yang bakal digelar bulan juni ntar, yeiiy.

Rencananya mom mau ngebantuin aku nyari bolero dan sebuah dasar buat dijadiin hiasan jilbab. Tapi karena warnanya nggak ada yang sesuai dan sekalinya ada yang sesuai harganya selangit, mom berinisiatif ngebeliin dasar buat dijadiin scarf segitiga yang akan diikatkan di bahu yang matching dengan hiasan jilbab (yang dia beliin juga), so now i am ready to go. Group and dress, those are the main things. Sebenernya masih ada hal yang paling penting sih, TIKET. yaiyalah, gimana mau pergi kalo nggak punya tiket. But, my status as an exchange student give easiness, ready to go

Thursday, May 14, 2009

memandang kembali NL 2, moga2 udah nyampe disono





Friday, April 24, 2009

1st post in early 18th

aihhhhh
iya, tau aku udah tua. Biarin dah, tua tua masih imut ini :P
rencana buat ngepos tiap hari di 100 hari terakhir ini hanya tinggal rencana. Buktinya mungkin udah hampir sebulan aku nggak posting2. Anyway, tinggal 66 hari (diitung dari saat aku ngetik nih postingan), it's unbelieveable.

Aku cuma mau mengabadikan memo paling bersejarah dalam ulang tahun ku yang pertama dan mungkin terakhir bersama teman teman dan keluarga di US. So, here it went
Aku sebenernya nggak terlalu ngarep ultah kali ini bakalan meriah secara 3 hari sebelum hari ulang tahunku aku nangis sesenggukan di pelukan mom. Ceritanya, Lauren, my best friend, well i don't really know are we best friend or what, sometimes we feel we are but... you know, we got some conflicts too, it might just the way we are. Minggu lalu aku undang dia dan Caroline buat dateng ke ulang tahunku kamis tanggal 9 april yang juga merupakan hari terakhir sekolah sebelum spring break. Waktu itu dia bilang dia bisa dateng, Caroline juga. Tapi 3 hari sebelom ulang tahunku, di tengah tengah obrolan kita dia bilang dia nggak bisa dateng. Saat itu juga rasanya something going on in my heart, i even couldn't hear what her reason anymore. Sisa hari itu aku habiskan dengan bengong, membayangkan betapa ulang tahun kali - ini yang ku harap akan sangat meriah - hanya sangat jauh berbeda dari apa yang aku kira, bahkan sahabatku pun tidak bisa hadir. Di jam ke tujuh pikiran ku semakin kacau. Catherine dan Tyara malah ngira aku sakit karena muka ku pucat katanya. Mataku udah berkaca kaca aja sepanjang jam terakhir itu. Pas sampe ke rumah seperti biasa mom nanya: how's your day? air mata ku tumpah, aku ceritain apa yang baru aku alami, betapa kecewanya aku ketika tahu kalo Lauren nggak bisa dateng. Mom bilang kalo dia ngerti, waktunya mungkin nggak tepat. Ulang tahunku 9 april yang tahun ini tepat sehari sebelum pass over, jum'at baik easter atau apa pun lah namanya - merupakan hari istimewa bagi christian moreover jew dimana mereka biasanya punya acara keagamaan bersama keluarga. Aku coba mengeset pikiran, menenangkan jiwa. Memikirkan sesuatu yang masih akan tetap membuat ulang tahun kali ini nggak bakal terlupa. Mom coba nenangin dengan bilang sebentar lagi kan aku mau ke new york bareng temen temenku, you'll get alot of fun there for your birthday. Aku mulai terima dan menurunkan ekspektasi, jangan berharap yang muluk, mungkin itu yang perlu aku lakukan.


April, 9th

Ucapan selamat ulang tahun dari teman teman di indonesia sudah banyak tercantum di wall facebook ku. Unik rasanya memiliki ulang tahun di selisih waktu berbeda antara beberapa negara. Malam itu aku tidak bisa tidur atau lebih tepatnya menghindari tidur. Membunuh waktu dengan ngaskus, browsing film2 korea sambil mendengarkan soundtrack full house. Aku menunggu jam 12 tepat untuk merasakan detik pertama pertambahan umurku yang telah melegalkan ku membeli casino (astaghfirullah, niat pertama ulang tahun ke 18 : beli casino). Keasikan browsing membuatku lupa, jam di laptopku menunjukkan pukul 12.28, alamak. Ku tadahkan kedua tangan bersyukur kepada-Nya atas karunia yang telah Dia berikan sepanjang napasku selama beratus ribu jam ini. Setelah beraksi dengan kamera beberapa menit, aku terlelap.

Pagi itu aku di bangunkan Sona yang menyelinap masuk kamar, memberi sebuah pin matahari. Nyawaku masih belum berkumpul semua, aku masih terkulai di kasur berbalut selimut. Tak lama kemudian terdengar suara suara berisik dari ujung tangga, mom menghitung one, two, three lalu terdengar nyanyian happy birthday, i was surprised. Aku ingin keluar kamar segera, memeluk mereka, berterimakasih. Tapi aku sedang tidak berpakaian "layak", hanya memakai T-shirt dan legging, oh noooo. Akhirnya aku cuma bisa mengucapkan terima kasih dari kamarku. Beberapa menit kemudian aku turun dari kamar. Mom sudah berangkat kerja, Dad dan Sona sedang bersiap siap. Aku ucapkan terima kasih sambil tersenyum lebar. Hari itu aku berangkat agak pagi ke sekolah. Tidak hanya itu, i dressed up nicely. Atasan pink kesukaan mama ku, rok putih dengan sulaman bunga bunga, dan jilbab pink. Sedikit berpoles cream wajah, mengoles lip balm tipis warna pink muda, i wanna look nice in my special birthday, that's all.
Alex adalah orang pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun. Lalu Debby, Jenny dan blond girl yang duduk di depanku. Aku baru bertemu Lauren di akhir jam pertama, dia mengucapkan selamat ulang tahun juga meski tersirat bahwa dia agak tidak enak hati padaku karena ulang tahun yang tidak akan bisa dia hadiri itu. Well, i try to accept it.
Semua orang terlihat bahagia, yes of course, ini hari terakhir sekolah!! Ketika pertukaran jam pelajaran, di hall orang orang mengucapkan selamat ulang tahun komplit dengan wajah bahagia mereka, tapi aku rasa aku lah yang paling bahagia hari itu :)
Seperti biasa, di awal jam ketiga selalu ada daily announcement dan di akhir pengumuman itu adalah birthday session. Aku sudah menduga bahwa aku akan mengalami hal ini, layaknya teman temanku yang berulang tahun. Oran gorang sekelas terlihat surprise ketika tahu bahwa aku berulang tahun (setelah mereka mendengar pengumuman). Miss Kepler langsung mengomandoi teman teman sekelasku untuk try to embracce me, seisi kelas memandangku dalam dalam lalu menyanyikan happy birthday. Mereka sukses membuatku malu, wajahku memerah.

Aku menuju ke ruang 290 untuk jam pelajaran ke empat. Di hall way aku bertemu dengan Mr Guse dan dia mengucapkan selamat ulang tahun, lalu Mr Lazarski yang juga mengucapkan selamat ulang tahun. Hari itu berlangsung cepat karena aku sangat bahagia dan di samping itu waktu belajar juga di perpendek mengingat akan diadakan senior vs faculty basketball game, di akhir jam ke tujuh, sekitar pukul 1 kami berkumpul di Gym.
Jam 3 sore bel pulang berbunyi, semua bersorak senang. Selesai berbenah loker, aku keluar. It was gorgeous outside, udaranya hangat, i started to feel spring finally. Aku menghabiskan waktu bermain di luar bersama Sona menikmati hari yang indah sambil foto foto. Sekitar jam 5.30 we had dinner, Lasagna, seperti yang ku minta. Dad baru tiba saat kami mulai. We had to be hurry since the guests will come at 6.

Mira tamu pertama, dia datang langsung seusai latihan softball. Disusul Molly dan Katie P. Beberapa menit kemudian Katie, Kristen, Peter dan Mark tiba. What a surprise! aku tidak mengira bahwa mereka semua akan datang, i thought they said they can't. Grandpa dan Grandma pun datang lalu disusul Tomette dan Dave. I was so Happy!! I couldn't believe it.
Setelah hang out beberapa menit, acara pun dimulai. Mereka menyanyikan happy birthday. Lalu entah dari mana muncul ide untuk menyanyikan happy birthday dalam beberapa bahasa. Tomette, Dave dan Mira bernyanyi dalam bahasa jerman, lalu mom dan Sona dalam bahasa Italy, Both Katie dan Mira dalam bahasa Perancis, Yang paling spesial adalah Dad yang bernyanyi dalam bahasa India - kenapa spesial? karena aku tahu Dad tidak suka bernyanyi. Lalu aku akhiri dengan bahasa Indonesia. Thanks everyone, it was just so amazing!
Cake dan Ice cream choco menemani kami hanging out. Sesi buka kado pun dimulai, O My God, i am so blessed to have these people in my life here. Kartu kartu ucapan bikin terharu, kado kado yang diberikan pun sangat AKU BANGET. (tinggal mikir giimana cara ngebawa pulang ntar).

Kristen pulang duluan bareng Mark dan Peter. Mira izin pulang duluan sama Dave semenjak dia bakal pergi ke Dance for Life. Well, sebenernya Caroline ngajak aku buat pergi ke Dance ini sebagai ganti dia nggak bisa hadir di ulang tahunku. Tapi aku ragu, aku kira acara ku bakal berakhir telat. Jadi kita mutusin buat nggak hadir fyi tidak akan ada tiket yang di jual di depan pintu masuk malam ini, jadi kalo mau dateng harus beli di waktu lunch di sekolah, so kita nggak bisa bilang "liat ntar deh". Anyway, acara selanjutnya kita ngewarnain telor2 dan sayangnya tidak ada diantara kita yang benar benar kreatip, ahahaha.

Sekitar jam 9.30 both Katie dan Molly pulang karena harus ngebalikin mobil. Tinggal grandparents sama Tomette. Ntah ide dari mana, aku pengen dateng ke Dance itu meskipun keanya susah. Alasan utama: aku nggak punya tiket dan mereka nggak bakal ngejual tiket di depan pintu masuk. Well, nyoba dulu apa salahnya.

Tomette nganterin aku ke sekolah (acaranya di sekolah). Pertama emang aku nggak bisa masuk, tapi akhirnya kami disuruh nanya langsung ke officer Braun. Tomette bilang kalo aku exchang student dan hari ini lagi berulang tahun, mwahahahah. Officer Braun langsung nyuruh aku masuk TANPA tiket, sweet!!

Aku gabung dengan Carra dan teman teman. Tapi nggak lama kemudian Mira dan Megan dateng so aku sama mereka. Yang dateng nggak begitu rame, nggak serame homecoming (yaiyalah) musiknya nggak bagus2 banget dan DJ nya nggak seru. Ketika kami bertiga sedang duduk duduk agak menjauh mengistirahatkan kaki yang mulai pegel2, si DJ nya nyetop musik dan ngasih pengumuman

: Someone is having birthday today, let's wish a very sweet happy birthday to Suci Putri
dan semua orang bernyanyi Happy birthday, oh my goshhhhh, i was speechless. Aku cuma bisa bilang THANK YOU SO MUCH GUYS!! THAT WAS SO SWEET!!
Acara selesai sekitar jam 11.30 dan dari wajah wajahnya semua orang having fun, and ME TOO!!
pulang ke rumah, semua orang keanya udah tidur. I sneak in to my room. Sangat bersyukur dengan a very wonderful happy birthday i've just had. Ketika lagi bersiap siap tidur, terdengar grasak grusuk di bawah. Mom memanggilku : " Suci, are you home?"
yang langsung aku jawab : "Yaaa"
Mom : "oh no we were just wondering because Dad said you didn't answer the phone"
(phone? kagak bunyi tuh) : "umm, i am sorry, it didn't ring tho"
Mom : "oh, ok. Just make sure"
Akhirnya aku tertidur setelah tak henti hentinya bersyukur atas a very wonderful first birthday in the US

Pagi harinya, Mom tanya gimana Dance nya dan aku ceritain that sweet birthday song. Di tengah tengah obrolan, Mom bilang semalem tiba tiba Dad bangun dan nyari telepon lalu mencoba ngehubungi aku tapi nggak diangkat. Lalu dia ngebangunin Mom dan bilang : " Suci is not home yet, she didn't answer my call either and both of us just freaked out". (padahal akunya udah di kamar =)). Oh my I love you Mom and Dad, thank you for freaking out for me,

I LOVE YOU MUTHUPANDIYANS

Wednesday, April 22, 2009

for you down there

i didn't think of you before my sleep

either recall you cause my mind is zipped

but now you make me feel this world is flip


you just showed from the crowd

amaze me with the shine you brought

i tried hard not to catch you in my eye

even i know my heart might cry

i hate being in this time

as if i am doing a crime

i know i hurt you

and i hurt my heart too

Wednesday, April 1, 2009

Just Let You Know

Hey, You!
Stop all this nonsense
I am tired of you
If you still wanna play
Go with someone else
Why can't you just be normal?
Live as it should be
because
I am not a drama queen
am a dancing queen,
Just let you know

Nyampah

Heh, kau pikir kau siapa?
aku bahkan tidak tahu kau. Kau pikir 7 bulan ini cukup untuk mengenalku? ahahhahha, kau bahkan tak tahu siapa aku.
Aku sering tersenyum padamu bukan berarti aku menyukaimu. Tak pernahkah kau sadar bahwa senyumku berbeda? senyumku tanda KECEWA. Berhentilah memakai topeng itu di depanku. Lelah hatiku akan semua sandiwaramu

Thursday, March 26, 2009

pelajaran hari ini: aku tidak cocok jadi guru

Akhirnya, aku berhasil menghadiri meeting key club yang dimulai every other wednesday jam 7.15 . Jarak rumah-sekolah yang bisa ditempuh dengan ngesot lima menit tidak menjamin bahwa aku akan rajin datang ke sekolah pagi pagi atau minimal untuk meeting ini. Perlu diketahui bahwa meeting key club ini adalah meeting KEDUA yang berhasil aku ikuti selama tahun ajaran baru padahal meeting diadakan setiap dua minggu sekali, benar benar anggota club yang berdedikasi tinggi.

Anyways, pagi ini kuis matematika tanpa kalkulator. Bukannya sok kepinteran ato apa ya, tapi aku memang sebenarnya tidak terlalu suka menggunakan kalkulator. Bukan apa apa, aku malas menekan nekan tombol (tingkat kemalasanku memang cukup parah). Aku lebih suka mencoret coret. Ada sensasi tersendiri ketika "menggelitik" otak dengan angka angka *halah*. Oke, kelas pertama terlewati. Matematika menjadi salah satu kelas favoritku semester ini. Alasan pertama adalah karena Lauren duduk di bangku sebelahku. Well, semester lalu dia juga ada di kelas ini namun kami terpisah dari sudut ke sudut, so there is no way we can talk each other DURING the class like what we always do these days.

Saat APP kami pergi ke library buat nyari informasi tentang senate. Satu hal yang aku sukai dari sistem belajar disini, semuanya serba buka website dan tampilan websitenya pun dimuat sangat menarik, belajar secara tidak langsung melalui "kartun" dari websiter tersebut. We had game in US history. Kami sedang belajar tentang red scare-kekhawatiran akan komunis take over the world. Jadi di game ini Miss Kepler membagi bagikan kertas kepada amsing masing kita. Kertas itu rahasia (tidak boleh diperlihatkan kepada orang lain) karena berisi identitas kita. Lalu kami disuruh berkumpul bersama 6 orang yang kita percayai bukan seorang komunis dan tidak ada kaitan sama seklai dengan komunis. (dapat diketahui dengan melontarkan pertanyaan *meskipun mereka belum tentu menjawab jujur*) dan bagi kelompok yang paling sedikit memiliki hubungan dengan komunis merupakan pemenangnya. Kertasku berisikan identitas seorang artis hollywood yang pernah mendatangi meeting komunis (meskipun tidak ikut bergabung) dan memiliki teman teman yang merupakan anggota komunis (semua informasi ini hanyalah rekaan guruku). yeah, sucks to be me. Kelompokku kalah karena kami memiliki 4 orang yang memiliki hubungan dengan komunism ahahahaha.

Study hall aku habiskan dengan membuat paper untuk kelas teaching and working with children. Hari ini adalah giliranku mengajar. Aku memutuskan mengubah materi yang akan ku ajarkan. Tadinya aku memilih idnetifying number untuk anak anak usia 5 tahun tapi karena lesson planku terkesan membosankan, di menit menit terakhir (sejam sebelum kelas di mulai) aku memutuskan untuk mengajarkan tentang ekologi. Untungnya aku cukup cekatan *aku salah satu orang yang percaya bahwa kepepet memberikan kekuatan tersendiri* dan akhirnya paperku selesai plus lesson plan tentang materi ku ini. Jadinya aku akan mengajar tentang ekologi untuk anak usia 10 tahun. Aku pun googling tentang tempat tempat tinggal makhluk hidup; sabana, laut, hutan dan gurun pasir. Mengumpulkan informasi dasar tentang definisi, tumbuhan dan hewan yang habitatnya di tempat tempat tersebut dan sedikit brain storming - menyiapkan pertanyaan pertanyaan untuk memulai materi seperti menanyakan tempat favorit para siswa, apa yang dapat kita jumpai di tempat tempat tersebut, apa yang akan selalu kita jumpai di setiap tempat e.g udara, dan mulai melangkah agak jauh ke materi; menanyakan apakah hewan juga memiliki tempat favorite (menjelaskan bahwa hewan hewan juga butuh tempatnya masing masing untuk hidup). Lalu membagi bagi siswa ke dalam 4 kelompok, membagi paper ke kelompok sesuai dengan tempat yang mereka pilih dan meminta mereka untuk menggambar tempat tersebut berikut tananman dan hewan yang tinggal disana dan akhirnya meminta mereka untuk presentasi. Masalahnya adalah aku tidak cukup sabar untuk menunggu mereka menyelesaikan pekerjaannya. Aku mondar mandir berulang bertanya:
"are you guys done?" hingga akhirnya aku bete sendiri karena perasaanku mereka bekerja terlalu lambat. Ah, guru bukan pekerjaan mudah ternyata. Well, at least I did it here.

Setelah bel berbunyi, aku pulang ke rumah dan mulai online, ahahahha. Menunggu kalau kalau temanku widya akan online karena aku ingin mengucapkan selamat ulang tahun secara "langsung" kepadanya. Begitu aku online, ternyata aku tidak perlu menunggu karena dia sudah online duluan, yeiiiy.